June 28th, 2008 by admin | Tags:,

Hipnotic Writing 1 : Bangunkan pembaca dari mimpi

Pada hitungan ketiga anda akan merasakan sesuatu yang aneh dalam tubuh anda, dimulai rasa hangat di ujung kaki anda, mulai merambat ke perut dan dada anda, dan sekarang rasa itu telah sampai ke mata anda, hingga anda merasakan rasa kantuk yang amat sangat..

Anda akan tertidur lelap dan bermimpi bertemu seorang peri ..

Satu .. dua .. tiga..

Hal seperti itu adalah hal biasa dalam dunia hipnotis, ketika anda disugestikan untuk melakukan sesuatu, justru saat anda dalam posisi pusat konsentrasi dan fokus tertinggi.

Apa kaitanya hipnotis dengan dunia internet marketing ?
sangat erat, dalam dunia marketing (online), peran sugesti sangat dibutuhkan untuk memasuki wilayah trans calon customer anda. Oleh karena itu alangkah baiknya jika mau sedikit tahu tentang dunia hipnotis ini.

Awal mula hipnotis
Hipnotis sudah mulai dikenal dan digunakan oleh manusia sejak dahulu ( 4 SM ).
Orang Yunani sudah mengaplikasikan metode hipnotis untuk menyembuhkan orang dari penyakit, mereka menyebutnya dengan metode ‘kuil tidur’.

Kemudian di era perang dunia I, metode hipnotis sedikit banyak telah membantu kaum tentara Jerman di medan peperangan. Mereka menggunakan metode ini untuk menyembuhkan anggotanya dari berbagai macam rasa sakit dan trauma dalam peperangan, sehingga dalam hitungan hari, para tentara yang terluka ( baik secara fisik maupun non fisik ) bisa kembali diterjunkan di arena peperangan

Dan akhirnya, seorang pakar hipnotis, Milton ericson, mampu menformulasikan teori teori hipnosis menjadi sebuah metode hipnotis yang siap pakai.

Mengenal hipnotic writing
Metode hipnotic writing pada awalnya dikemukakan Joe Vitale, dia menerapkan teori teori hipnotis dalam penulisan surat, pembuat sales letter untuk email, newsltter dan sebagainya.

Hipnotic writing adalah sebuah tehnik untuk mencari perhatian pembaca, menfokuskan pikiran pembaca yang akhirnya mampu menyuruh pembaca untuk melakukan (membeli) apa yang anda inginkan.

Kejadian kejadian hipnotic writting sebenarnya sudah sering kita alami, terbukti ketika ribuan orang berduyun duyun rela mengantri novel harry poter, atau kisah Shakespeare yang masih menjadi pusat perhatian hingga hari ini.

Apakah anda tidak berpikir, bahwa beberapa karya terkenal telah mengadopsi tehnik tehnik penulisan dengan metode hipnotis?
Sebagai contoh, Shakespeare memukau audience dengan tehnik yang sangat cerdas, diawali dengan drama kecelakaan kapal, ya sangat cerdas, adegan ini benar benar mampu menyita perhatian para audience, tentu saja perhatian benar benar terfokus, ketika perhatian audience masih penuh, Shakespeare melanjutkan dengan adegan romantis, tentu saja audience semakin tergugah.
Ya, Kunci dari hipnotis terbukti sudah, ketika Shakespeare berhasil menyedot perhatian audience sebelum di teruskan ke adegan percintaan.

Atau anda sudah membaca novel ‘Laskar pelangi’, menurut hemat saya, faktor keindahan dari novel tersebut bukanlah dari ceritanya. Kisahnya sederhana, dan klasik. Yang hebat adalah ketika penulis mampu menyedot perhatian pembaca dengan kejadian kejadian yang menggugah emosi


Apa yang anda dapat ?
Kunci kesuksesan dari hipnotis adalah ketika anda mampu menyita seluruh perhatian audience/pembaca anda.

Lihat artikel hipnotic writing lainya disini


5 Responses to “Hipnotic Writing 1 : Bangunkan pembaca dari mimpi”

  1. danny Says:

    apakah perlu dasarnya harus hypnotis?! …. kalau perlu belajar dulu hypnotisnya baru menulisnya! Setelah itu bikin SMS Hypnotic Writing :)

    salam

    mbah dukun

  2. Mr. Gultom Says:

    Salam Dahsyat.

    urun rembug
    hypnotic writing akan manjur bila dalam diri orang yang baca sudah ada kebutuhan akan produk tertentu meski kecil sekali motivasinya.
    Seperti sms gendam akan selalu berhasil bila orang yang terkena cukup “rakus” bila tidak “rakus” ya ngak mempan…
    atau orang yang dihypnotis harus mau dihypnotis kalau menolak ya ngak mempan
    Gimana boz, pendapat saya ? tolong dibetulkan bila salah

    SALAM BAHAGIA

  3. admin Says:

    Nice Comment Mr Gultom ( Calon Pengacara )
    Benar , di dunia online / website, mau tidak mau kita akan menghadapi 2 tipe customer
    1. Customer yang siap membeli
    2. Customer yang belum siap
    Tugas kita adalah membuat kedua customer itu membeli

  4. Dimas Says:

    Wah…
    ga nyangka metode Writing Hypnotic diperlukan dalam bisnis online…
    kupikir jarang dipake

  5. muhibbuddin Says:

    Wah. baru tahu nih ada hypnotic writng segala…

Leave a Reply