January 11th, 2008 by @rianto |

Seberapa besar kita ? ( edisi renungan malam )

Artikel ini tidak ada hubunganya dengan artikel untuk belajar internet marketing maupun SEO, namun akan memberikan sedikit tutorial untuk lebih memaknai hidup.

Semalam broswing , mencari artikel mengenai teleskop Hubble, akhirnya ketemu juga, sebuah video menarik tentang teleskop huble.

Teleskop huble adalah teropong tercanggih abad ini yang telah mampu memotret luasnya jagat raya. Gambar citra dari teleskop ini yang telah mampu mengubah paradigma bahwa matahari itu diam dan sebagai pusat tata surya ( seperti yang telah kita pelajari di bangku sekolah dulu ). Ternyata matahari bukanlah pusat tatasurya, matari bergerak, berputar, mengelilingi satu titik yang lebih ‘besar’.
Yang telah anda lihat adalah foto asli alam semesta, dimana kita sedang hidup di dalamnya. Dan titik titik kecil itu bukan lah asap atau debu, itu adalah bintang bintang lain (seperti matahari) yang jumlahnya mencapai milyaran. Coba kita renungkan, alam semesta itu terdiri dari milyaran bintang, dan trilyunan planet lain sebesar bumi. Jika diibaratkan, bumi adalah sepersepuluhjutamilyar BUTIR PASIR yang bertebaran di alam semesta.
Alam semesta sungguh luar biasa dahsyat besarnya ! namun ternyata masih lebih besar rasa iri,dengki,amarah,sombong yang menyelimuti hati kita.Seberapa besar kita ?
Sudah pantaskah kita sebagai mahluk super mini mikro, untuk menyombongkan kedudukan kita , jabatan kita, kekayaan kita…..Begitu juga sebaliknya, alam semesta terlalu besar dibandingkan dengan masalah masalah yang kita hadapi di muka bumi yang besarnya sepersepuluhjutamilyar butir pasir ini……Namun sering kali kita lupa, untuk apa sebenarnya kita hidup ? Masa depan kita bukanlah masa tua kita …
Masa depan kita bukan juga kekayaan, kedudukan , jabatan , bebas hutang, mobil, rumah, perusahaan, keluarga, impian, cita cita ….Masa depan kita adalah masa sesudah masa depan kita …
Coba mari kita hitung, jika bumi mempunyai ukuran sebesar sepersepuluhjutamilyar butir pasir, maka seberapa besar kita dengan segala sifat lupa,licik,picik,prasangka buruk…..Hidup memang harus seimbang, antara dunia dan masa yang akan datang, tapi bukan berarti kita harus lupa dari mana asal kita dan mau kemana kita nantinya…..
Apakah kita pernah berpikir, bahwa yang kita perjuangkan selama ini tak lebih besar dari sepersepuluhjutamilyar butir pasir….
Semoga ini bisa menjadi wacana baru untuk lebih memaknai hidup dan tidak menjadi media baru untuk memperbesar sifat dan prasangka buruk kita …..


8 Responses to “Seberapa besar kita ? ( edisi renungan malam )”

  1. dhon Says:

    saatnya instrospeksi diri.
    jangan pernah merasa hebat & paling pintar jika tidak bisa menandingi kebesaran alloh swt.

  2. mr.keke Says:

    ESQ dab… bab berapa? mission statment jangan terlewat… UKM target yang fokus dibantu

  3. baladika Says:

    setuju atas

  4. Satpam Says:

    Alam semesta boleh besar tapi mereka benda mati yang tak berpikir, bisu dan patuh pada Hukum Allah swt, sedang kita manusia boleh kecil, tapi Allah menciptakan kita dengan besarnya pikiran, besarnya nafsu dan besarnya kebebasan yang tidak sebanding dengan besarnya alam semesta dan seisinya..

    Allah menciptakan manusia Untuk sebuah kemuliaan dan kenistiaan, tergantung kualitas dari pemaknaan hidup manusia itu sendiri.

    Hukum atau takdir Tuhan hanya mengatur apa yang telah di titahkan, tapi tidak dengan masa perjalanan manusia dalam mencari dan menemukan Jatidiri serrta Tuhanya.

    Tuhan/ Allah Swt adalah Tuhan untuk semua ciptaanya tetapi manusia adalah Tuhan untuk Hidupnya…… jika Tuhan berkehendak maka terjadilah dan jika Manusia berkehendak terjadi pula dalam Dirinya.

    Jangan menakuti diri kita dengan ciptaanya (Alama semesta
    ) karena itu tidak bandinganya, tapi takutlah kepada Nafsu dan pikiran kita yang terkadang menyakiti Allah Swt. dan Menyakit Ciptaan AlLah yang paling Mulia Yaitu Saya ( manusia ).

    Temukan makna Hidupmu berada di Dunia ini? jangan mati sebelum tau kenapa dan mengapa kita terlahir di dunia.

  5. Gultom Says:

    Salam Damai Sejahtera

    Wah asyik juga tulisan ini en ada nonton filmnya

    Hmmm memang yang paling aneh Manusia lebih takut kepada
    1. Setan (Genderuwo, Jin, Hantu, Kuntilanak, Suster Ngesot, dll tambah sendiri menurut versi ketakutan anda…)
    2. bos di kantor,
    3. Dosen,
    4. Presiden,
    5. Polisi, Hakim en Jaksa,
    6. Dukun
    7. Forum Komunitas TERTENTU
    8. Suhu Marketing en Marketing Internet. he he he

    tetapi seringkali manusia tidak takut kepada Tuhan Raja Semesta Alam Penguasa Alam Semesta

    ini kan Aneh bin AJAIB.

    Takutlah kepada Tuhan RAJA SEMESTA ALAM Wahai manusia karena DIA lah PENYELENGGARA ALAM SEMESTA INI,

    Jangan membanggakan Kekuatanmu, Kekayaanmu, Jimat-jimatmu dan KEPINTARANmu.

    Andalkanlah TUHAN karena DALAM Kelemahanmu manusia, Kekuatan TUHAN dinyatakan pada dunia. AMen

    Trims. (sorry kepanjangen) Dalam rangka Memperingati Hari TUHAN RAJA SEMESTA ALAM Hari Minggu ini 25-11-2007

  6. @rianto Says:

    …ternyata beberapa komentar lebih panjang urainya daripada postinganya… :) masih ada juga orang seperti pak gultom yah

  7. satria 165 Says:

    Allahhuakbar…Allahhuakbar…Allahhuakbar…
    Ashadualailahailalaulah waashaduana muhammaddarosullulah…………………………..

  8. miedha Says:

    guru….. tengkyu so much 4 this posting !

Leave a Reply